Bab 18

1313 Words

Malam harinya saat akan berangkat ke pesta Venus menggerutu sepanjang jalan. Arthur dan yang lain bingung kenapa wajah Venus di tekuk seperti itu. Berbeda dengan Xafier yang wajahnya sudah berseri sejak tadi. "Mereka kenapa?" bisik Arthur. Edward menggeleng, sementara Dilan dan Adoy juga tak tahu menahu. Tapi melihat wajah Xafier yang sejak tadi berseri dan tersenyum membuat Dilan menebak jika mereka baru saja melewati pertarungan panas di atas ranjang. Mobil yang membawa mereka berenam telah sampai di tempat yang di tentukan oleh Xafier. Arthur dan yang lainnya turun lebih dulu di bandingkan dengan Xafier. Mereka berempat memasuki hotel dimana Xafier membuat pesta perusahaan. Banyak wartawan yang menunggu kemunculan Xafier malam ini. "Sayang..... udah siap?" Venus yang se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD