Xafier tak menghentikan apa yang dia lakukan meskipun Venus menjerit memanggil namanya berkali kali. Panas menjalar di setiap aliran darah tubuh Xafier. "Kaito....." Lagi dan lagi, mulut Venus terus memanggil nama suaminya saat hentakan Xafier semakin menguat. Xafier tak mengalihkan tatapan matanya pada sang istri yang terus menerus memanggil namanya. Di bawah kungkungan Xafier, di bawah tangan besar Xafier tubuh Venus di genggamnya. Tak sedikit pun Xafier berniat melepaskan tubuh indah yang penuh dengan keringat dan juga tanda cinta yang dia buat. Venus yang terengah karena semua yang di lakukan Xafier pada tubuhnya, menangkup wajah Xafier. "Aku mencintaimu Kaito." Tubuh Xafier membeku, gerakannya terhenti saat mendengar Venus tiba tiba mengatakan cinta kepadanya. "Sa-sayang, k

