Bab 15

1305 Words

Venus memeriksa keadaan Xafier terlebih dahulu. Memastikan suhu badannya tak sepanas yang tadi. Venus menghela napas lega saat suhu tubuh Xafier sudah menurun. Venus melihat wajah Xafier yang terlihat berbeda. Kantong mata yang terlihat jelas disana pertanda jika Xafier benar benar belum tidur. Tangan Venus terulur mengusap pipi Xafier yang terlihat tirus. "Kamu kenapa bodoh banget sih, harusnya kamu juga makan dan tidur yang cukup." ucap Venus lirih. Xafier merasakan usapan tangan Venus di wajahnya. Perlahan mata itu terbuka lalu melihat ke arah Venus. Xafier mencoba untuk bangun tapi Venus melarangnya. "Nggak usah bangun dulu, kamu masih sakit." Xafier menurut, dia tak mau membuat Venus kabur lagi karena dia membantah. Xafier terus menatap ke arah Venus. tanpa berkedip.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD