Bab 22

1501 Words

Turki... Tidak membutuhkan waktu lama akhirnya jet pribadi itu sudah mendarat dengan mulus di bandara Turki. Jarak antara Berlin dan Turki tidaklah jauh, hanya membutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam penerbangan. Mereka turun dari jet secara bergantian. "Wuuaahh... Sepertinya di sini lebih menyenangkan." Ujar Angela di ambang pintu. "Cepatlah, atau aku melemparmu dari sini!" Sengal Aditya karena Angela tidak kunjung turun. "Kau bisa sabar tidak?" Angela tidak mau kalah dengan Aditya. Celine dan Asry memutar kedua bola matanya malas melihat mereka yang tidak pernah akur. Baru dua langkah menuruni tangga, Angela merentangkan kedua tangannya. "Halo Turki, aku telah tiba." Teriak Angela dengan kencangnya. Sudah menjadi kebiasaan untuk Angela berteriak, sepertinya dia memang tidak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD