“Urus saja, saya harus pulang!!” ucap Shaka. Vindy sekretaris Shaka pun mengangguk, dia melipat berkas yang ada di hadapan Shaka lalu membawanya keluar ruangan. Terlihat sangat jelas jika Shaka begitu lelah dan pusing, Vindy tidak bisa memaksa Shaka sedikitpun untuk menghadiri pertemuan yang bisa saja diwakilkan oleh dirinya. Meraih tasnya Shaka memutuskan untuk pulang. Tapi sebelum itu, dia harus menjemput Sophia lebih dulu di rumah Alcand. Lagi tadi, setelah sampai di kantor Shaka memang dengan sengaja mengirim pesan pada Sophia jika dia ingin makan siang bersama di rumah. Sophia setuju, dia akan menyiapkan makan siang untuk mereka. Hanya saja untuk mengusir rasa bosan, Sophia ingin pergi ke toko bunga. Dia sudah lama sekali tidak ke toko bunga hanya sekedar melihat ayah dan ibunya.

