Episode-28

1556 Words

Shaka benar-benar mengantar Sophia ke cafe baru Alcand. Disana wanita itu bisa melihat Alcand yang sudah menunggunya di depan cafe, sesekali menatap jam tangan mahalnya yang lingkaran indah di pergelangan tangan kirinya. Sophia berdehem. “Udah nunggu lama ya?” katanya dengan suara pelan. Alcand tersenyum, tapi senyum itu luntur setelah melihat Shaka yang tiba-tiba saja turun dari mobil dengan wajah arogan nya. “Kenapa tikus curut diajak? Katanya kesini sendiri, kenapa sama dia?” “Aku juga tidak tahu. Kemarin aku sudah berdebat dengan dia masalah ini, tapi Shaka tetap ngeyel nganter aku kesini.” “Maklum saja sih terancam miskin kalau nyia-nyiain kamu lagi.” kekeh Alcand. Sophia tertawa mendengar hal itu, dia pun meminta Alcand untuk menunjukkan tempat mana yang harus dihias. “Mau bun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD