Mungkin ini hari kelima Sophia menginap di rumah sakit, dia meminta dokter untuk mengizinkan dia pulang. Sungguh, semahal apapun tempat ini nyatanya Sophia tidak betah jika harus berlama-lama di rumah sakit. Dia rindu rumahnya, rindu tempat duduknya dan juga toko bunganya. Hampir setiap hari Sophia kepikiran bunga yang ditanam di depan rumah apakah tanamannya mati atau hidup? Sedangkan tanamannya sudah waktunya di pupuk agar berbunga dengan cepat. “Ayolah Dok, saya sudah merasa baikan. Saya ingin pulang.” rengek Sophia. Dokter Dany pun hanya mampu tersenyum, selama menginap kondisi Sophia memang sudah menunjukkan banyak perubahan. Dia sudah mau makan banyak, obat yang diberikan pun diminum secara rutin, hanya saja Alcand masih menahan Sophia dengan alasan wanita itu masih belum sembuh

