Kotak Berisi Cinta

3123 Words

Sesekali mereka tertawa saat belajar bahasa Perancis. Sang guru privat berdeham. Keduanya kembali serius. Ini sudah setengah tahun sejak tinggal di Singapura. Rasanya? Bagi Nisa, justru sangat menyenangkan. Ia menikmati prosesnya sendiri untuk menjemput masa depannya. Ya persoalan gagal itu kan sudah biasa. Yang menyedihkan itu kalau tidak mencoba. Tiga bulan pertama, keduanya sama-sama mengambil les privat bahasa Perancis di salah satu lembaga bahasa yanga da di kampus sini. Tapi tak begitu banyak berkembang. Makanya, Nisa menghubungi mamanya, meminta izin untuk mengambil guru privat. Ya jadi lah begini. Mereka belajar setiap hari sampai percakapan dalam bahasa Perancis mereka bisa terhitung lumayan. Sesekali kalau bosan belajar ya kabur. Berjalan-jalan dengan sepeda lipat alih-alih mo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD