Kata gak apa-apa kalau mau tidur itu sebetulnya cara halus Farrel agar istrinya mau menungguinya pulang. Ia baru terbang dari Penang sekitar jam 9 malam. Ia mendarat di Jakarta sekitar 2 jam kemudian ya tepat jam 12 malam karena ada perbedaan waktu satu jam antara Jakarta dan Penang. Ia menaiki pesawat supersonik yang tak perlu transit dan tentu saja lebih cepat tiba. Ia kan tak sabar. Tertahan hampir dua hari di Malaysia saja membuatnya sudah begitu rindu. Meski ia tahu kalau ya Fara memang agak-agak cuek. Entah kenapa, ia juga tak tahu. Kalau ditanya, istrinya tak mengaku. Ia dijemput oleh supir dan segera terbang lagi menuju ke rumah agar cepat sampai dan langsung mendarat di taman mumpung malam hari begini kan sepi. Jadi aman kalau mau mendarat di sana. Ia tiba dalam satu jam. Ya sek

