"Jangan iri kepada orang jahat, jangan ingin bergaul dengan mereka. Karena hati mereka memikirkan penindasan dan bibir mereka membicarakan bencana.“ Begitulah yang Firman baca dari Amsal 24:1-2. Ia heran saja, mengapa nats itu mengingatkan dirinya dengan kejadian dua hari lalu--saat perayaan Jumat Agung? Hari jumat yang lalu, Firman mendapati Gideon dan Greyzia duduk di salah bangku gereja seperti sepasang kekasih sedang dimabuk asmara. Bahkan, di mata Firman, Greyzia seperti membiarkan salah satu tangan Gideon menyentuh rambut panjangnya. Membayangkan saja, ia sudah panas sekali di dalam kamar. Padahal mesin pendingin udara sudah dinyalakan dan suhunya sekitar 20 derajat celcius. Firman masih ingat bagaimana kelanjutannya. *** Greyzia berkata dengan tegang, "Kamu salah paham

