"Siapa namamu?" tanya Rick sembari memeluk tubuh indah itu dari belakang. "Alana, Tuan." "Tubuhmu begitu indah, kenapa kau melakukan pekerjaan ini?" "Aku terpaksa, Tuan. Ibuku menungguku dirumah sakit," jelas Alana. "Hmm, apakah ini pekerjaanmu sehari-hari?" "Tidak, Tuan. Aku hanya melakukan hal ini jika sedang mendapat masalah seperti sekarang," jelasnya lagi. Rick terus meremas p******a Alana dengan perlahan. Satu tangannya sudah turun dibagian paling sensitif Alana. "Ahhhh," satu desahan lolos dari mulut Alana, saat Rick memasukkan jarinya kedalam liang senggama wanita itu. Rick mengulum p****g p******a wanita itu seperti bayi, membuat Alana memejamkan matanya dan merasakan nikmatnya sentuhan yang Rick berikan. Jari lelaki itu mengaduk liang senggamanya dengan cepat, membuat tu

