Chapter 26

1111 Words

Rick tengah merenungi nasibnya, lelaki itu masih tidak dapat mempercayai apa yang dikatakan oleh Sia. Wajahnya terlihat murung, lelaki itu tidak beranjak sama sekali dari kamarnya. Hal itu membuat Catherine khawatir pada Rick. TOK TOK TOK "Rick, kau yakin tidak ingin keluar dari dalam sana?" panggil Catherine. Tidak ada jawaban dari Rick, lelaki itu masih diam didalam sana. Entah apa yang dilakukannya , atau apa yang sedang ia pikirkan, tidak ada yang tahu. "Ayolah Rick, tidak seharusnya kau seperti ini! Cepat keluar!" seru Catherine. TOK TOK TOK BRAK "Damn you, Rick!" umpat Catherine. Wanita itu kini melangkah pergi dari apartemen. Ia harus segera sampai dikantor sebelum meeting penting dimulai. Hari ini memang ada meeting dengan beberapa klien, termasuk meeting dengan perusah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD