"Maaf ya, aku ngerepotin kamu. Harusnya aku yang jaga abang di sana." "Santai aja, Suk. Calon kakak iparmu ini ready 24 jam jagaain abangmu," ujar Ratu sambil melirik Aditya dan lelaki itu hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan sang kekasih. "Jangan khawatir, aku enggak bakal apa-apain abang kamu." Lah?? Tawa Sukma menggelegar di seberang sana. Mood sekali berinteraksi dengan Ratu. Perempuan itu bisa seolah menyalurkan energi keceriaan kepada orang-orang di sekitarnya. Sedangkan Aditya tetap terlihat lempeng saja seperti biasa. Walau barusan, Ratu sempat menoleh lagi sekilas sembari mengedipkan sebelah matanya. Aditya heran kepada dirinya sendiri. Bisa-bisanya dia menyukai seorang bocah yang tak hanya berbeda usia 11 tahun, tapi juga centil terhadapnya? Sebelumnya, mana ada perna

