“Hotel?” Kirana mencoba mengingkari apa yang ia lihat, tetapi fakta baru kembali terungkap. Postur tubuh, potongan rambut, setelan baju yang khas membuat Kirana sangat mengenali sosok laki-laki paruh baya yang ia lihat merangkul seorang perempuan muda. Matanya memperhatikan arah jalan dua insan beda usia itu dari dalam mobil. Ia menggeleng tak percaya dengan penglihatannya. "Itu Papa ‘kan, Pak? Pak Jamal lihat juga, ‘kan?" Kirana mencari saksi mata yang lain. "I-iya, Non. Itu Bapak." "Kira-kira siapa perempuan itu, Pak?" Kirana mencoba mengingat apakah ada sepupunya yang perempuan berusia belia, tetapi nyatanya semua sepupunya yang muda adalah laki-laki. Ada pun sepupu perempuan tapi sudah menikah. Baik dari pihak ayahnya atau ibunya. "Pak Jamal tahu kalau Papa suka bawa cewek ke h

