Bab 52-No, Problemo Kakak

1481 Words

"Terima kasih." "Sila diminum, Bu Erlita." Ari sudah mulai relaks menghadapai perempuan ini. Perempuan cantik di hadapannya. Mantan istri Rahmadi. Setelah insiden jatuh yang dialami Erlita, Ari dan Dimas segera melarikannya ke sebuah rumah sakit ortopedi di Solo. Rumah sakit yang khusus menangani bedah tulang juga dipilih karena ada layanan one day surgery (ODS). Ternyata, tidak ada hal yang perlu dirisaukan, selain harus istirahat dan tidak perlu ngoyo untuk belajar jalan. Dokter ortopedi itu menganjurkan Erlita untuk hati-hati, karena kepadatan tulang setelah usia melebihi empat puluh tahun memang merosot. Meskipun sambungannya tulangnya sempurna, tetapi seseorang yang mengalami cedera di usia tersebut patut bersabar dan waspada. Ari sempat menangkap dengkusan Erlita, ketika dokt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD