Seven

1200 Words

Tania pov Aku kesal sekali dengan Michael, hanya pertanyaan Itu-itu terus yang di ucap kan. Sampai aku bosan mendengar nya. Pas aku sedang memasak juga ia mengganggu lagi. Kan dia tahu, orang masak seharusnya jangan di ganggu dulu. Setelah aku mengusir nya untuk kemeja makan, masakan yang aku masak untuk nya akhirnya matang juga. Aku membawa masakan itu kehadapan Michael. Dia langsung melihatku. "Bagaimana Tania?" Tanya lagi, astaga mau nya apa si orang ini? Sampai aku pusing mendengar nya. " Ee.. Lebih baik makan dulu Michael, tidak baik ribut-ribut depan rezeki. Kita bisa bicara kan nanti, setelah makan," ucap ku "Apa kau sedang janji?" Tanya nya. Aku masih berdiam."Kalau tidak, kau bisa jawab sekarang Tania." "Iy-iya Michael aku janji. Kalau aku tidak ngantuk." Jujur saya mood u

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD