Fourteen

1389 Words

Malam pun tiba, nampak seorang wanita yang tengah duduk di ranjang besar milik suaminya itu. Tania yang sengaja masuk ke kamar Michael yang tidak terkunci. Wanita itu tampak terdiam dengan raut wajah yang sulit deskripsikan, hingga suara pintu terbuka, mampu membuat Tania terkesiap seketika. Tania pun langsung berdiri dan berusaha menenangkan dirinya yang tengah gugup. "Ka-kamu baru pulang? " Wanita itu mencoba menghilangkan kegugupannya dengan berbasa-basi dengan laki-laki yang kini sedang melepas Jas dan dasinya itu. "Kau sudah melihatnya, tidak perlu ditanyakan lagi." Bodoh sekali kau Tania, tidak seharusnya kau bertanya dengan pertanyaan bodoh seperti itu. "I-iya, maaf kan aku." "Kenapa sebenarnya dengan dirimu ini? Mana dirimu yang pembangkang." Michael mencoba menghilangkan pert

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD