Twelve

1754 Words

Tania pov Setelah kejadian tadi, aku sekarang tidak melihat batang hidung nya pria itu sama sekali. Kemana dia? Ingin rasanya aku kabur dari rumah ini dan mencari ibu ku sendiri. Tapi aku mau cari dimana dengan kota New York yang padat dengan penduduk, malah-malah aku tidak bisa bertemu ibu ku selamanya. Aku sengaja turun ke bawah, untuk sekalian mencari Michael. Setelah aku sampai di bawah, tapi tidak ada siapa-siapa di sini, bahkan sangat sepi. Dimana semua pelayan di rumah ini?. Aku terus berjalan hingga aku menemukan bibi Lusi yang sedang berjalan kearah dapur. "Bibi Lusi, kemana semua penghuni rumah ini? Sepi sekali." Tanya ku, sedangkan bibi Lusi langsung berjalan mendekati kearah ku. "Iya Nyonya, tuan Michael tadi sudah berangkat bekerja tanpa sarapan terlebih dulu. Sedangkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD