Bagiku, Kau adalah Segalanya

1576 Words

Suasana begitu sakral dan sunyi saat kedua pengantin saling bersumpah untuk setia. Di hadapan Tuhan, mereka telah bersaksi untuk saling melengkapi dan berbagi dalam suka maupun duka. Bersama menghadapi halang rintang dan memadu kasih. Melebur cinta dalam ikatan bernama pernikahan. Binar kebahagiaan memenuhi dua pasang bola mata itu. Sang pengantin wanita tampak malu-malu menatap lelaki yang kini telah sah menjadi suaminya. Suara riuh tepuk tangan tak lagi dipedulikannya. Satu orang yang menyita perhatiannya hanyalah sang suami. Perjalanan panjang yang mereka lalui, rasa sakit yang tak terjabarkan, benci, dusta, keegoisan dan masih banyak hal lainnya. Saat-saat di mana langkahnya terasa seperti berpijak di atas pecahan kaca dan saat di mana kebahagiaan terasa amat jauh darinya, kini semua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD