Melarikan Diri

1560 Words

Naya ingin bebas, keluar dari rumah bak neraka ini. Siksaan dari Jonathan kemarin benar-benar sudah keterlaluan. Dia tidak salah, tapi dialah yang harus menerima akibatnya. Naya sudah sangat muak. Namun, adakah cara dia bisa melarikan diri? Di tengah lamunannya, tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar. Membuat Naya segera menoleh dan mengizinkannya masuk. Hingga muncullah seorang pelayan dari balik pintu. Menundukkan kepalanya dan tampak gelisah. "Ada apa?" "Nyonya sedang menunggu Anda di ruang tengah." "Apa?" Pupil matanya tiba-tiba membesar. Serta merta, Naya bangkit dari ranjang dan menatap bingung ke arah pelayan itu. Berharap jika telinganya salah dengar, tapi kembali pelayan tersebut mengulang perkataannya sampai Naya tidak tahu harus memberikan reaksi seperti apa. Isabel datang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD