Aku Masih Normal!

1298 Words

Kelopak mata itu tampak bergerak. Samar-samar, telinganya mendengar suara percakapan. Hingga perlahan, dia mulai membuka matanya meski semua itu terasa sulit. Rasa pusing di kepalanya seketika membuat keningnya berkerut dan suara ringisan keluar dari bibirnya. Tangannya berniat mengusap kepalanya, akan tetapi dia merasakan sesuatu seperti mengikat di sana. Begitu matanya benar-benar terbuka, dia bisa melihat tali yang mengikat tubuhnya pada sebuah kursi. Bola matanya membulat seketika. Berusaha melepaskan diri dari ikatan kencang yang membelenggunya. Ini terasa cukup menyakitkan. Akan tetapi, sialnya semua usahanya sia-sia. Apa yang terjadi padanya? Kenapa dia bisa terikat seperti ini? Pandangannya beralih menatap sekeliling. Melihat sebuah ruangan yang mirip seperti tempat terbengkalai.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD