Kau Sakit, Rey

1276 Words

"Naya, bisa kita bicara sebentar?" ucap Rey yang seketika menghadang Naya saat keluar dari salah satu butik bersama Jonathan. Dia mencekal lengan wanita itu dan membuat Naya mau tak mau berhenti. Begitu pula dengan Jonathan yang kaget saat menyadari ada Rey di sana. "R-rey?" "Tolong ikut aku." Wajah Rey tampak memelas, kuyu dan seperti tidak tidur semalaman. Pakaiannya yang selalu rapi juga kini terlihat berantakan. Nyaris Naya ragu kalau di depannya adalah Rey. Sinar di mata lelaki itu pun menghilang, seolah semangatnya juga ikut lenyap. Hingga karena sikap diamnya, Rey tanpa sadar sudah berniat menariknya menjauh dari Jonathan. Namum tentu, hal tersebut dapat segera dicegah oleh Jonathan. "Kau tidak bisa membawanya begitu saja, Rey. Naya datang bersamaku." Jonathan menggenggam tanga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD