"Kenapa kau membawaku ke sini, Rey? Aku ingin pulang saja." Naya mengedarkan matanya ke sekeliling restoran yang tampak lumayan penuh. Dia selalu gugup jika ada di tempat keramaian. Matanya bisa melihat beberapa pasangan yang memilih menghabiskan waktunya di sana. Rey membawanya ke restoran yang ada tepat di pusat perbelanjaan begitu mereka selesai bekerja. Harus dia akui, kalau perutnya sangat kelaparan. Tugas-tugas yang menumpuk–karena Rey beberapa hari lalu memilih menundanya–membuat mereka harus pulang setelah matahari terbenam. Hal yang paling diimpikan untuk melepas lelah adalah ranjang. Naya ingin tidur, namun Rey yang seolah tidak memiliki rasa lelah malah memarkirkan mobilnya ke salah satu mall terdekat untuk makan. "Makanlah, kau pasti lapar." Rey menarik tangan Naya untuk dud

