Mini van yang membawa Bianca sudah berada tepat di depan hotel milik keluarga Rezvan. Radit yang mengendarai mini van tersebut menatap bingung Bianca, bingung dengan permintaan Bianca yang cukup aneh. Bianca minta untuk diantar ke hotel siang-siang begini. “Hotel?” tanya Radit dengan wajah yang sangat tergurat raut bingung. “Hm?” gumam Bianca sembari sibuk dengan tas yang akan dibawanya. “Lo mau ke hotel?” tanya Radit dengan wajah yang menatap aneh Bianca. “I---ya..” ujar Bianca dengan hati-hati. Radit memperhatikan Bianca dengan seksama. “Kenapa muka lo gitu kak?” tanya Bianca bingung. “Bian, lo gak lagi ngelakuin yang aneh-aneh kan?” tanya Radit benar-benar berhati-hati. Bianca menyatukan alisnya. “Lo mikir apa?” tanya Bianca balik. “Jawab gua dulu, baru ngasih pertanyaan.” Ujar

