Rencana Bellova

1023 Words

Keesokan harinya, Nick bersiap-siap untuk pergi ke kantornya. Dia merasa heran ketika melihat Bellova yang masih berbaring di tempat tidur. "Bell, kamu tidak pergi ke kantor hari ini?" tanya Nick. Bellova menggelengkan kepalanya. "Aku merasa enggan kemana-mana hari ini, Nick. Aku juga tidak tidur dengan nyenyak semalam." Nick merasa khawatir melihat keadaan Bellova. "Ada apa, Bell? Apa kamu sakit?" Bellova menggelengkan kepalanya lagi. "Tidak, Nick. Aku hanya merasa ada beban dalam hatiku. Aku harus menyelesaikan masalah denganmu," jawab Bellova. Nick merasa bingung dan bertanya, "Masalah apa maksudnya? Apakah ada yang salah dengan hubungan kita?" Bellova mengangguk dan menjawab, "Ya, Nick. Aku merasa kita masih memiliki masalah dalam hubungan kita. Aku merasa bahwa kita harus menyel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD