ternyata

1184 Words
" nyonya apakah parah ya phobia nya, kok nyonya tampak sedih, kalau saya boleh tau, ehmm, nyonya boleh kok curhat sama saya InsyaAllah saya akan jaga rahasia janji, tapi kalau nyonya mau hehehe. " (Nisa) nyonya sierra pun menghela nafas rendah, lalu mengangguk, dan membawa nisa ke ruang tengah sambil menceritakan kondisi anand anaknya. Nisa pun hanya menatap iba kepada nyonya nya itu, ia merasa kan betapa nyonya sangat menyayangi anak nya, dia pun sudah sangat berusaha berbagai cara sudah d lakukan tapi hasil nya nol, dan sekarang dia meminta batuan kepada Nisa untuk merawat anak nya, "eh, tunggu,tunggu, tunggu ,merawat, maksudnya merawat bagaimana nich, masa ngerawat orang aneh sih, iih, eh tapi kasian juga sih, batin nisa "ehmm gimana ya, huft ya mau :gimana lagi demi gaji 3 kali lipat, tapi ada yang aneh dengan cerita nyonya nya itu,Nisa Sambil berfikir. "katanya engga bisa d sentuh lawan jenis, lah terus waktu dia pingsan pegang tangan gue kok, tapi ngga ada reaksi timbul bintik merah atau apalah gitu, aap karna dia pingsan ya, hadeuh pusing," pusing, pusing, mending nanya ajah ah biar ngga penasaran. " batin nya lagi " hmm,maaf nyonya, mau tanya? " kemarin kan saya d pegang tuh tangan nya sama anak nya nyonya terus Kepala nya juga tiduran di paha saya sampe kram, "itu,, dia,, ehmm, pada bintik bintik merah ngga, soalnya,, saya,, itu , nyubit pipinya pake tangan saya, hehehe, abis di bangunin ngga bangun bangun , hehehe". " oh,,, itu,, sebenarnya mami juga sempat aneh dengan ceritanya joddy bahkan joddy sempat Kirimkan video nya ke mami, kamu lucu banget sambil ngomel ngomel gitu, mami juga sempat khawatir takut terjadi apa apa, tapi setelah mami tanya ke dokter irs tidak ada gejala apapun malah dia nampak tenang,, makan nya mami minta tolong sama kamu untuk merawat anand ya setidaknya sampai anand menikah bagaimana mau ya Nisa mami mohon," " mami ngga tau lagi harus bagaimana sedangkan kan mami pengen cepet dapet cucu, huhuhuhuhu, gimana mau dapet cucu d sentuh cewek aja dia langsung histeris gitu, Ihkk, ihik, " curhat mami Sierra "yah nyonya kenapa nangis, tenang saja nyonya saya janji akan merawat anak nyonya , meski kesabaran lah yang akan jadi taruhan nya, tapi nyonya apa tuan anand tau kalau saya kerja jadi perawat dia, entar dia ngamuk gimana nyah, "tanya nisa "kamu tenang aja sayang, nanti biar itu mami yang urus kamu persiapkan saja diri kamu untuk pindah ke sini ya nanti anand akan mami suruh tinggal d sini juga bagaimana. " "baiklah nyonya Terima kasih banyak atas kepercayaan nyonya saya akan jaga dengan baik, " ***** Tak terasa hari sudah menunjuk pukul 2 siang anand terbangun dari tidur nya, eh salah pingsan nya, iya melihat ke sekeliling ruangan nya, dan mengingat lagi kejadian tadi pagi , "akh,, kepalaku,, tunggu bukan nya tadi dia bersama dengan gadis aneh,, dia pun melihat sekujur tubuh nya apakah ada tanda bintik bintik merah atau tidak , dan dia ingat sekali kalau dia sempat menempas tangan gadis aneh itu dengan tangan nya hingga pandangan nya menjadi buram, ya dia ingat kalau dia menyentuh gadis itu, tapi ada yang aneh ya kenapa tidak ada bintik merah padahal sebelum nya dia masih sedikit sadar, kalau saja tidak mati lampu mungkin kejadian memalukan ini tidak terjadi, " "aahk sial, aku harus menemukan gadis aneh itu, jangan sampai dia membocorkan rahasia ku , " "drrtt~drtt~drrtt, ,, hallo joddy dimana loe , ke kamar gue sekarang ada tugas buat loe, tu ,tut, tut. " "wah wah wah, mentang mentang bos loe ya ngga ada sopan sopan nya, mangap juga belon nih mulut dah di matiin ajah, huh bos mah bebas," Akhirnya joddy pun bergegas ke kamar Anand kebetulan setelah urusan nya selesai dengan mami Sierra ia di tugas kan kembali ke apartemen nya Anand dan sekarang ia berada di ruang kerja Anand dia sedang mengecek beberapa berkas yang nampak tak beres dari bulan lalu, oleh karena itulah Anand pulang ke Indonesia untuk melihat sesuatu yang tak beres dari perusahaan nya, setelah itu ia langsung menuju ke kamar Anand " Hai bro gimana udah sehat loh, ada job apa buat gue, inget ya bonus nya harus mantap ok," " hmm, awas aja kalau kerjaan loe ngga beres gaji loe bulan ini gue pangkas inget tu. " "ya ellah bro kejem bener, masa gaji gue loe pangkas emang nya rambut, emang tugas apaan sih bro gitu amat sampe gaji gue taruhan nya." "loe masih inget cewe aneh yang kemarin satu lift sama gue kan, gue pengen loe cari dia sampai dapat, dan bawa dia ke hadapan gue secepatnya kalau perlu hari ini juga, lebih cepat lebih baik paham loe." "wah, wah, wah, berita besar nih seorang anand CEO tampan kaya raya mencari seorang gadis ," " ehmm, kira kira ada kejadian aneh apa ya di dalam lift, sampe sampe ngga bisa nahan pengen ketemu baru juga tadi pagi apa jangan jangan , " Anand pun memelotot kan matanya ke arah joddy, " ooh mau di pangkas ya gaji bulan ini,".ancam Anand "wah sabar bro, tenang tenang urusan ini mah kecil, bisa di atuur sekarang pun bisa kok.hehehe" "anand pun memicing kan tatapan nya ke joddy seperti ada keanehan yang sedang d sembunyikan. " *** setelah itu itu joddy pun menghubungi mami Sierra dan mengatakan semuanya yang di katakan Anand di sampaikan lagi ke mami dan mami pun setuju bahkan untuk sementara waktu Nisa tinggal di Apartemen Anand sambil melihat perkembangan Putra nya joddy pun sudah memerintahkan anak buahnya untuk memasang CCTV di beberapa titik bagian sudut Agar Anand tak curiga bahwa ia sedang di Awasi dan sebelum itu ia berbincang-bincang sebentar dengan mami dan Nisa supaya rencana mereka berhasil karena Anand tidak mengetahui bahwa Nisa adalah orang suruhan mami nya sedangkan Nisa hanya manggut-manggut tanda paham apa yang di jelaskan oleh mami Sierra, bahkan bilang tentang makanan dan minuman semua nya boleh dimakan tidak ada pantangan kecuali pedas yang berlebihan Nisa yang banyak bertanya pun jadi tau setidaknya ia bisa mengurangi kesalahan disaat ia bekerja dan mami pun senang seperti nya Anand Aman bersama Nisa terlebih ia tak banyak menuntut meskipun pekerjaan nya terlihat ringan tapi berat juga dan ada sedikit kekhawatiran jika Anand kembali trauma takut Nisa di sakiti, tapi lagi lagi Nisa meyakinkan bahwa ia bisa jaga diri jika sampai hal itu terjadi ia langsung menghubungi ka joddy atau pun mami semenjak perbincangan yang serius akhirnya Nisa bisa dekat dengan joddy bahkan sudah di anggap sebagai kaka nya dan joddy pun merasa senang karena ia memang Anak satu satunya meskipun keluarga nya masih ada tapi ia tak mau tinggal dengan mereka terutama Ayah nya yang telah menikah lagi dengan wanita yang seumur dengan nya dan parah nya adalah kekasih sang Anak semenjak saat itu joddy keluar dari rumah dan tidak pernah kembali kecuali jika ia telah bertemu dengan tambatan hati karena ia tau ayahnya memang tak salah setelah ia mencari tau kebenarannya tapi wanita lah yang salah yang memang terkenal matre di situ joddy berjanji dia akan pulang ke rumah jika ia sudah menemukan wanita yang tepat untuk membantu diri nya membangun perusahaan karena joddy adalah pewaris tunggal
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD