" Hoaaam,,,,, jam sudah menunjukkan pukul 4 pagi, seperti biasa Nisa bangun dari tidur nya, karna sudah terbiasa d kampung halaman nya bangun pagi jadi bukan perkara yang sulit untuk mengerjakan tugas yang tuan muda berikan.
semalam Nisa tidak jadi membuat makan malam karena joddy membawa beberapa makanan dari rumah utama jadi semalam hanya berbincang sebentar lalu joddy pulang
Anand yang tak suka melihat kedatangan joddy pun langsung masuk kamar, entah lah nampak nya ia tak senang jika Nisa langsung akrab dengan sahabat sekaligus sekertaris nya itu, karena ia tau jika joddy adalah seorang Playboy
"ceklek,, "
Nisa langsung begegas mandi dan menunaikan kewajiban nya sebagai seorang muslim setelah selesai ia menuju dapur untuk membuat sarapan pagi, ia membuka isi kulkas ,
"Hmm,, kira kira masak apa ya, oh iya biasanya kan kalau sarapan nasi uduk, nasi kuning, bubur ayam, lontong sayur, terus bikin apa dooong, hadeuh lupa nanya lagi, bodo ah bikin yang gampang aja, bubur ayam ala Nisa, "
Nisa pun langsung menyiapkan bahan bahan nya dari memasak bubur sampai dengan pelengkap nya, tak terasa jam sudah menunjukan jam 6 , 30 pagi,
"astagfirullah,, lupa bangunin tuan muda, duh gimana nih di omelin ngga ya, ah bodo amat, langsung nyiapin air aja dulu kali ya biar cepet ! "
"Ceklek,, kriieet,, "
Nisa pun jalan menghampiri tempat tidur king size milik tuan muda nya itu, tapi dia hanya melirik saja tanpa ada niat untuk membangun
kan majikannya itu karna tujuan utama nya adalah kamar mandi
dengan perlahan dia menuju kamar mandi tanpa melihat ke arah tempat tidur lagi dengan teliti,,, dan
" ceklek,, "
"Aaaaaaaaa,,, ada sosis,"
, Nisa pun langsung membekap mulut nya dan langsung bergegas keluar.
***
waktu sudah menunjukkan pukul 5 pagi Adzan pun sudah berkumandang anand pun langsung menunaikan kewajiban nya sebagai seorang muslim ,
dia lupa bahwa sekarang dia tidak tinggal sendiri masih ada satu orang lagi yang tinggal bersama dengan nya , aneh nya tidur nya malam ini sangat nyenyak tanpa d hampiri mimpi buruk, bahkan ia bermimpi bertemu dengan gadis aneh ya gadis aneh itu adalah Nisa,
dia tidahk sadar bahwa Nisa sekarang sudah tinggal bersama dengan nya dia beranggapan percakapan yang ia lakukan adalah sebuah mimpi padahal kenyataan nya adalah nyata,
usai sholat anand langsung mandi biasanya dia menyalakan bak mandi terlebih dahulu, namun entah mengapa ia malah melamun d kamar mandi ada hal aneh yang ia lupakan tapi apa, sambil mengingat ngingat lagi memori nya barulah dia sadar bahwa segala kejadian demi kejadian kemarin itu adalah nyata bukan mimpi.
"aahk sial,, kukira mimpi indah ternyata memang benar benar nyata, tapi kenapa tidur ku nyenyak sekali ya, ehmm bukan kah gadis itu sudah ku berikan tugas termasuk membangun aku jam 5 pagi, "
" ohoo,, pasti kesiangan dasar gadis aneh berani sekali dia di hari pertama nya langsung melalaikan tugas,"
" sebaiknya harus di berikan hukuman, kira kira apa ya hukuman yang menarik, "
belum sempat anand memikirkan hukuman nya tiba tiba terdengar suara buka pintu, tanpa sadar dia mendengar teriakan seorang gadis, ya dia adalah Nisa, ia mendengar bahwa dia mengucapkan kata sosis, anand pun mengernyitkan dahi nya sambil berkata
" sosis emang nya di kamar mandi ada sosis, sontak anand pun membelalakan mata nya kaget ia melihat kecermin bahwa ia sudah full naked anand pun langsung menggunakan handuk dan bergegas keluar. "
entah apa yang ia fikir kan yang jelas saat ini ia merasa ternodai karena aset berharga nya telah dilihat terlebih lagi itu assisten nya sendiri
Anand sempat panik melihat reaksi Nisa seperti itu, oleh karena itu ia langsung bergegas keluar untuk memberikan penjelasan atau pun menambah hukuman
****
Ya Allah maafkan hamba mu ini ya Allah beneran sumpah saya nggak sengaja liat nya huwaaa,
"emma bapak mata Ayu udah ngga perawan lagi ihik, ihik , "
"duh gimana ya apa berenti kerja aja kali ya, tapi sayang banget gajinya gede banget, eetd dah nih mata pake liat begituan lagi, kira kira tuh mr macan marah ngga ya
" , ya Allah mohon perlindungan dari mu ya Allah semoga ngga d pecat," Nisa sempat berfikir sejenak, akhirnya ia memutuskan untuk tetap lanjut bekerja meski akan mendapatkan hukuman ia akan Terima
" bodo
amat ah ngga jadi berenti kerja harus di pertahanin ini mah fix dah pokok nya, paling kena hukuman, ya Allah semoga ntar di hukum nya ngga berat berat ya Allah,
aduh besok besok mah bangunin tuan muda aja kali ya baru buat sarapan, kalau tau kejadian nya kaya gini mah jadi malu kan ketemu nya malah ngeliat tuh sosis nya gede banget lagi, huwaaaa, ibu tolongin Nisa gimana ini kan jadi kebayang terus
****
Anand bergegas keluar kamar mandi sambil mencari Nisa, dia melihat Nisa menuju dapur dan langsung duduk berjongkok di samping kulkas , dia berdiri tak jauh dari Nisa dan mendengar celotehan nya, anand pun tak henti henti nya tersenyum, baru kali ini dia menemukan gadis aneh tapi lucu, dan dia pun sudah merancang hukuman apa yang pantas untuk Nisa.
sedangkan di luar sana joddy sampai terjungkal saat melihat siaran langsung CCTV-nya di HP ia tak menyangka akan melihat adegan seperti itu dan lagi saat ia sedang minum pun ia tersedak melihat Anand tersenyum licik, nampak nya akan ada yang menerima hukuman nih
terlihat dari layar Anand menikmati celotehan nya Nisa yang sedang berkomat kamit di dapur tepatnya di bawah kulkas
Nisa tak menyadari jika Anand sedang memperhatikan nya dan pastinya nanti ia akan menerima hukuman, entah lah hukuman nya apa yang jelas Anand hendak akan bermain main dengan maid barunya itu
joddy tak henti henti nya di buat terkejut oleh ke dua orang lawan jenis itu, yang satu tampak senang karena mendapatkan mainan baru sedangkan yang satu nya lagi merasa kesialan akan segera datang terlihat dari cara Nisa yang terus memukul kepala nya sendiri akibat kecerobohan nya itu
joddy hanya bisa geleng geleng kepala saja melihat tingkah mereka berdua
akhirnya joddy pun meletakkan hpnya di atas meja makan dan dia pun bergegas kekamar mandi untuk bersiapp berangkat ke kantor
tadinya ia sempat ragu ingin ke kantor namun karena ada hal yang tidak beres di perusahaan jadilah ia berangkat untuk menyelesaikan tugas dan misinya
ia sempat berbicara dengan papi adi dan Anand karena ini akan berdampak besar jika tidak cepat di tangani joddy sedang menyelidiki siapa dalang dari ini semua
rencana ia akan ke apartemen Anand namun nampak nya tak menyukai nya berhubung karena ada Nisa disana
terbukti saat malam ia sedang ngobrol asik Anand malah terlihat kesal dan masuk kamar akhirnya joddy berbincang sebentar dengan Nisa, sambil memberi semangat
Nisa pun senang dengan adanya joddy walaupun awal mula nya ia membenci pria itu karena terlalu narsis tapi semenjak berbincang bincang kemarin ia jadi merasa lega