episode 15 istri idaman bag 2

1023 Words
" triiiing terdengar bunyi HP Nisa , ya halo ka Wanda ada apa? (.......) apa ngga ngga mungkin bapak masuk rumah sakit, kemarin kan bapak udah mendingan ka kenapa tiba tiba masuk rumah sakit? (......), ihik ihik, ya udah ka tolong jagain bapak ya nanti coba Nisa izin untuk pulang!. " kenapa lama sekali sih, ngapain sih dia d bawah huh bikin ribet aja ". karna tak sabar akhirnya anand pun turun ke loby perusahaan nya ,karna rasa penasaran hanya untuk menemui Nisa. "selamat siang Pak wiguna junior ada yang bisa saya bantu, "tanya receptionist kepada anand" ", hmm, kemana gadis aneh tadi, " tanya anand kepada receptionist nya itu " kenapa dari tadi tidak d suruh langsung naik saja keruangan ku hah" " , hmm maaf Pak gadis an,, neh" receptionist itupun mengernyit kan dahi nya bingung ", apa jangan jangan wanita tadi ya yang mencari Pak anand, batin receptionist itu, " "oooh itu hmm maaf Pak seperti nya masih d ruang tunggu waktu saya bilang untuk naik tiba tiba ada telpon mungkin masih di sana Pak," " hmm ok kalau begitu." Anand pun langsung ke ruang tunggu yang ada d loby, kebetulan jarak antara ruang receptionist dan ruang tunggu lawan arah , setelah sampai anand pun mendengar percakapan yang di bicara kan Nisa dengan orang yang d telpon, mungkin keluarga nya , akhirnya anand pun menunggu Nisa yang masih bercakap pilu dengan keluarga nya , tak berselang lama joddy datang ke ruang tunggu untuk menemui Anand karena sewaktu dia kembali keruangan dia tidak menemukan anand. "ekmm, sorry ganggu bro gue balik bye", sebelum joddy putar arah tiba tiba Nisa memanggilnya. ka jodd, nisa langsung menghampiri joddy lalu memegang tangan nya sambil berkata , "ka joddy tolong ya bantuin Nisa ihik ihik," joddy pun panik kenapa Nisa nangis lalu dia melihat kearah anand, nampak anand terlihat marah karna dia menatap joddy dengan tajam sambil mengepalkan tangannya. "woww bakalan ada badai nih tapi seru juga coba di cek ah hihihi", batin joddy, joddy pun langsung menarik tubuh Nisa langsung memeluk nya dan menepuk nepuk kan tangan nya ke punggung Nisa berusaha untuk menenangkan dia yang sedang terisak, "ya ya ya kaka tolongin ya tapi kaka mau tanya tolongin apa ya, "Jawab joddy. Nisa pun merasakan kehangatan seorang kaka laki-laki yang senantiasa melindungi adik nya, "ka tolongin tengokin bapak ya ka d kampung tolong bilangin bulan depan Nisa baru bisa balik Nisa ngga enak sama Pak bos mau izin pulang kan baru kerja sehari entar malah di pecat ihik" " ok ok ok, nanti kaka kesana ya jenguk bapak, udah tenang kan ya tuh udah di tungguin sama bos mu. " akhirnya Nisa pun menoleh kebelakang dan dia melonjak kaget karna bos nya ada d belakang nya, ternyata sewaktu anand datang dia tidak menyadari nya. "eh Pak bos? maaf Pak saya telat , tapi tadi saya nyampe sini jam 12 kok beneran sumpah karna bingung jadi nanya nanya deh hehehe. " "banyak alasan kau, ngapain peluk peluk gitu kayak cewek murahan aja sok cari cari perhatian," anand pun nampak emosi dengan Nisa dan joddy karna berani beraninya dia bermesraan di depan nya "dan kau joddy ada apa kau menyusul ku. " "sorry bro santai lagian Nisa udah gue anggep sebagai adik gue kok loe ngga usah cemburu gitu dong hahaha. " "apa kau bilang aku cemburu, hah yang benar saja untuk apa aku cemburu dengan gadis aneh ini ngga level tau ngga . " Nisa pun sedari tadi menunduk saja karena dia tau dia salah , dan benar yang d ucapkan anand bahwa dia seperti Seorang w************n walaupun Nisa menganggap joddy sebagai kaka tapikan dia tetap orang lain. "ehmm, maaf Pak bos saya salah ini saya mengantar kan makanan nya dan saya izin pamit pulng," dengan suara serak karna habis menangis Nisa pun berusaha mengalihkan keributan anand dengan joddy. akhirnya anand pun melihat kearah Nisa, " naik ke atas siapkan makanan untuk ku dan kau joddy selesai kan tugas mu," " mulai besok kau tak usah masuk selama seminggu biar tugas mu di gantikan oleh Nisa, jika kau kaka nya turuti kemauan nya tadi paham, " "siap bos "jawab joddy. "hhhaaaahhh, Nisa pun menghela nafas rendah dia masih belum paham dengan apa yang di bicarakan anand dan joddy yang dia tau hanya d suruh untuk naik dan menyiapkan makan siang, dengan wajah lesu Nisa pun mengekori anand dan joddy keruangan nya, setelah sampai Nisa menyiapkan kan dua piring dan air lalu bergegas ke pantry lagi membuat teh hangat untuk dirinya sambil melamun Nisa berbicara sendiri, "sabar ya pak bulan depan Nisa bawa uang banyak nanti bapak bisa cepet sembuh semoga keluarga kita normal lagi ya pak seperti dulu." anand pun duduk di sofa empuk nya sambil menunggu Nisa yang tak kunjung datang dari tadi dia hanya melihat makanan yang Nisa bawa sambil menyicipi masakan nya, " hmm lumayan bisa juga dia di andalkan, boleh juga tuh sebagai istri idaman bisa semuanya " tanpa sadar anand pun mengucapkan itu. anand tak sadar dari tadi joddy merekam anand yang sedang berceloteh sendiri bahkan gumaman nya terdengar oleh joddy ", woww joddy sempat terkejut dengan apa yang d ucapkan kan anand tadi, wah seperti nya sebentar lagi mau ada pesta nih hihihi ". sudah hampir setengah jam anand menunggu tapi yang di tunggu tak kunjung datang ", kemana sih Nisa dari tadi di tunggu ngga dateng dateng dia pun melihat ke arah joddy, sedang apa loe jodd kaya orang gila ketawa sendiri" ", Nisa kemana sih dari tadi ngga balik balik dah laper nih gue". joddy pun terkesiap, " ups biasa bro loe ngga tau gue aja hehehe" ", lah loe tinggal makan aja repot ngapain nungguin si Nisa mau di suapin loe," jawab joddy, "cari sana suruh temenin gue makan, dengan santai nya anand berkata demikian, " "loh kan ada gue, sini gue temenan sama ajakan biasanya juga loe makan sama gue, " "eeeh enak aja loe ya makan diluar sana ini masakan buat gue cepet cari nisa sana ngga pake lammmaaa. " "uh iya iya bos mah bebas" . akhirnya joddy pun menyusul Nisa ke pantry dan menyuruh dia untuk keruangan menemani anand makan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD