Chapter 42

1064 Words

Yara termemung beberapa saat setelah bicara dengan Sam lewat ponsel tadi. Sedikit banyak ia merasakan beberapa campuran perasaan sekaligus. Juga bingung dan bertanya-tanya sendiri kenapa akhirnya Ryo menghubungi Sam. Padahal jika dilihat ke belakang, Ryo seolah sengaja menghilang dan menghapus jejak dirinya, seakan dengan sengaja dan serius memutus hubungannya dengan Sam. Yara meletakkan kembali ponselnya di meja bundar dekat konter dan menyandarkan tubuhnya di sana. Diam sambil merenung. Berharap bahwa ini bukan sesuatu yang akan menimbulkan hal buruk. Ia memang belum pernah bertemu langsung dengan Ryo Sato, jelas ia tidak memiliki bayangan apa pun mengenai sosok kakak Sam itu. Tetapi posisinya sekarang, benar-benar membuat kesan canggung dan ketidak nyamanan setiap kali menyinggung meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD