Area ruang VVIP itu tampak begitu sepi dan lengang, saking sepinya sampai tidak terdengar suara apa-apa. Para perawat yang bertugas di pos jaga yang biasanya terdengar suara dan canda tawa mereka, kali ini juga tidak terdengar. Mungkin mereka sudah tidur atau mungkin pergi berkeliling, mengecek ke kamar pasien. Felicia merasa kesepian, karena nggak ada seorang pun yang bisa diajak ngobrol, diliriknya Fossil yang melingkar di tangan, baru menunjukkan pukul sepuluh malam, biasanya kalau jam segini di rumah, dia masih ngobrol sama Dorra—asisten pribadinya—tapi kali ini Felicia tidak boleh membawa Dorra karena pihak rumah sakit hanya mengijinkan dua orang saja yang menunggu pasien. Rasanya sungguh sangat menyebalkan harus menunggui orang sakit di rumah sakit, tapi hal itu harus dia lakukan kar

