Jam dinding yang menempel di depan dinding ruangan yang menjadi pos jaga perawat, menunjukkan pukul empat sore. Nadine jadi semakin gelisah menunggu kedatangan keluarga besarnya, sementara Juna mungkin sudah mulai dioperasi setelah dia menandatangani surat persetujuan operasi untuk Juna. Di ujung lorong rumah sakit, terdengar derap langkah kaki berjalan seirama. Nadine merasa derap langkah itu bergerak menuju ke arahnya. Tak lama kemudian, benar seperti yang dikatakan oleh Trisha, seluruh keluarga Juna kembali ke rumah sakit, mereka berbondong-bondong menuju ke arahnya. Dilara bergegas menghampiiri ke arah Nadine, diikuti oleh keluarga yang lain dan tepat di samping sang ibu mertua, Nadine bisa melihat dengan jelas sosok wanita tua yang berjalan di sebelah ibu mertuanya ini. Tubuhnya sedik

