Alicia menggeliat, mencoba meregangkan otot-ototnya yang terasa lemas. Tangannya meraba ke sisi ranjang, mencari keberadaan pria yang semalam memanjakan dirinya sekaligus menghajar tubuhnya hingga tak berdaya. Mengingat semalam membuat wajah Alicia terasa panas. Ia pegang kedua pipinya seraya membuka mata secara perlahan. Menyadari waktu sudah siang Alicia bergegas bangun, siang nanti ia ada pemotretan di studio. Ia singkirkan selimut yang menutupi tubuh polosnya lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri. Dengan perasaan bahagia Alicia ke luar dari kamar dengan dress rumahan seperti biasa. Ia biarkan rambut basahnya tergerai. Kakinya melangkah menuju arah dapur. Seketika Alicia tersenyum lebar saat melihat Tony yang hanya mengenakan bokser tengah duduk di kursi meja makan

