Ulangan semester satu telah usai. Namun, aku masih saja belum mendapatkan ijin dari Ayah untuk mengunjungi Nelly. Nathan dan aku sedang berada di perpustakaan sekolah. Meskipun ulangan sudah berakhir, kami suka membaca buku kisah rakyat yang ada di perpustakaan sekolah. Seperti Nathan yang sibuk membaca kisah malin kundang atau aku yang sedang membaca kisah rakyat timun mas. Kami sama-sama terdiam untuk beberapa menit. Larut dalam bacaan yang ternyata cukup mengasyikan. Sesekali aku memikirkan cara supaya bisa pergi ke Belanda dengan seijin Ayah. Karena selama ini tetap menolak keinginanku terkecuali meminta ijin kepada Bunda. Menurutku hal itu sangat tidak adil. Karena aku hanya membutuhkan ijin dari Ayah bukannya Bunda. Kurasa Ayah melakukan ini supaya aku bisa lebih dekat dengan Bunda.

