Bab 15

1649 Words

Akhir-akhir ini aku lebih sering menghabiskan waktu di taman belakang. Tempat kenangan bersama Mama dan Nelly. Di saat kami lebih sering berbincang dan berbagi rahasia di sini. Aku ingat saat Nelly mengatakan kepada Mama kalau ada kakak kelas yang menyukainya. Bukannya senang dan berdebar. Tapi, Nelly justru ketakutan dan menceritakan hal tersebut kepada Mama. Mama tidak memarahi Nelly, justru memberikan nasihat untuk berhati-hati karena umur yang sangat belia. Termasuk kepadaku yang umurnya hanya beda beberapa menit dengannya. Setiap kali mengingat hal itu membuatku sedih. Karena tidak bisa mendengarkan saran dari Mama secara langsung. Aku menggerakkan ayunan dan berayun perlahan. Setidaknya hal inilah yang membuatku bimbang. Memang tujuan awalku hanya berteman dengan Nathan. Namun jauh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD