Kebanyakan orang lebih suka jika pasangannya berlaku romantis di depan banyak orang. Sayangnya hal itu tidak berlaku bagiku. Setiap kali Nathan berbuat sesuatu yang romantis membuatku merasa malu bahkan gugup. Takut seandainya ada yang melihat kami. Seandainya saja bukan Nathan, mungkin aku sudah menyuruhnya menjauhiku. Selama ini aku selalu berpikir kalau Nathan adalah pria yang baik. Walaupun terkadang sikapnya melebihi batas. Termasuk mencemaskanku dan menunjukkan rasa sayang lebih dari biasanya. Aku bukannya membenci semua tindakan Nathan. Tetapi sedikit malu karena ia terlalu blak-blakan mengenai perasaannya. Kurasa bagi remaja seperti kami hal itu lumrah. Meskipun begitu aku masih tidak bisa menerima kalau setiap orang jatuh cinta akan bersikap begitu ceroboh. Sama halnya seperti sa

