87- Pendarahan

1208 Words

Lisna baru keluar dari kamar mandi, saat mendengar ponsel suaminya bernyanyi singkat. Karena penasaran, ia pun mendekati benda canggih berbentuk pipih itu. Ada dua pesan masuk. Dari operator dan satu lagi dari nomor tanpa nama. "Siapa ini? Gak ada namanya. Tapi nanya kabar, pakai SMS pula,'' gumam Lisna. Meski penasaran, tetapi ia abaikan, takut suaminya marah karena ia lancar membuka ponsel. "Sayang!" "Hah!" Lisna yang terkejut, langsung meletakkan ponsel pintar sang suami kembali di atas meja. "Kamu lagi ngapain?" tanya Zayn. Melirik ke arah ponsel miliknya yang sempat terlihat dipegang oleh istri. Lisna menelan saliva dengan susah payah. Benar-benar khawatir suaminya marah karena ia lancang. Diliriknya ponsel sang suami dengan gugup. Wajahnya pucat. "Sayang!" "Eng-enggak, Mas. Em

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD