Sabrina menunggu kabar dari Mita di dalam mobil dengan perasaan tak menentu, ia khawatir jika usaha Mita gagal, tapi berusaha untuk yakin bahwa semua usahanya tidak akan sia-sia. Ia melihat mobil Angga sudah masuk parkiran rumah sakit. Detak jantungnya berdegup lebih kencang, memikirkan Mita sudah atau belum menjalankan misi awal mereka. Sabrina menatap tubuh Angga dari kejauhan, sorot matanya menunjukkan sebuah rindu yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Beberapa kali ia mengecek ponselnya, memastikan apakah Mita sudah memberinya kabar atau belum. Namun, sudah lewat lima belas menit, gadis itu belum juga mengirimkan pesan pada Sabrina. Wanita itu mendadak ragu dengan cara kerja Mita, ia berpikir bahwa Mita gagal dalam misi ini dan jika memang benar-benar gagal, itu artinya Sabrina

