Kafi menggeram kesal menerima foto yang dikirim ke nomor w******p-nya barusan, gambar Rara bersama pria lain yang jelas dikenalnya. Lelaki itu mencengkram ponsel merasa dibohongi kesekian kali, sorot matanya berkilat penuh amarah dan dia memilih melempar barang-barang yang ada di ruangan untuk melampiaskan emosi. "Kejutan apalagi ini, Ra!" desisnya geram. Dia sudah berusaha memberikan kepercayaan, tapi lagi-lagi balasan Rara sangat mengecewakan. Kemudian Kafi menyambar kunci untuk menemui Rara di kantor tepat jam makan siang. Dia tidak akan membuat keributan yang berpotensi mempermalukan sang istri, hanya saja perlu mendengar penjelasan versi Rara soal gambar yang dikirim ke nomornya. Galang, lelaki itu sudah berbulan-bulan diperintahnya mencari semua informasi soal Rara. Rara baru s

