Kisah burung jalak dan kerbau

205 Words
Seekor kerbau yang sedang berkubang di lumpur menikmati hari-harinya seperti biasa. Sang jalak yang setiap hari menemaninya, tak ia sadari telah memakan setiap kutu dan juga cacing yang ada di tubuh sang kerbau. Perbuatan sang jalak sangat menguntungkan sang kerbau, namun perbuatan sang jalak tidak pernah dihiraukan oleh sang kerbau. Ucapan terima kasih pun tak pernah ia utarakan kepada sang jalak. Suatu ketika sang jalak berkata bahwa ia akan pergi, namun sang kerbau berkata bahwa selama ini ia tidak pernah menyadari keberadaan sang jalak, bahkan ia sendiri tidak peduli jika sang jalak akan pergi atau apapun yang akan ia lakukan. Sering kali kita tidak menyadari bahwa keberhasilan kita sedikit banyak terjadi oleh karena dukungan dan support dari orang-orang yang mengasihi kita. Jangan sesali diri jika kita tidak peduli terhadap mereka dengan menyia-nyiakan hubungan sehingga kehilangan mereka pada akhirnya. Penyesalan di akhir terkadang tidak bisa memperbaiki apa yang telah terjadi, terutama jika mereka sudah tidak ada di dunia ini lagi dan kesempatan itu telah sirna. Sebelum anda menyesal sayangilah orang orang didekat anda,jangan sampai saat mereka pergi meninggalkan anda anda akan sangat menyesalinya,mungkin orang yang anda anggap menyebalkan adalah orang yang sayang dengantulus kepada anda .dan meraka tidak bisa mengungkapkan rasa sayangnya.jadi mereka ingin menjahili anda
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD