Batu terbelah

282 Words

Dahulu kala, di Aceh hiduplah keluarga petani. Petani itu memiliki beberapa anak. Setiap hari, Pak Tani pergi ke ladang untuk bercocok tanam. Namun karena musim kemarau kali ini begitu panjang, tanaman pun banyak yang mati. Alhasil, Pak Tani tak memiliki padi untuk persediaan makanan. Pak Tani mendapat ide. Ia menangkap belalang yang ada di ladangnya, kemudian menyuruh istrinya untuk memasak belalang itu. "Sementara ini dulu yang kita makan," ucap Pak Tani. Tak ada yang mengeluh dengan keadaan itu. Setiap hari Pak Tani, Bu Tani, dan anak-anaknya pergi ke ladang untuk menangkap belalang. Belalang-belalang itu mereka taruh di lumbung makanan. Hingga suatu malam, Pak Tani tak kunjung pulang. Sementara itu, perut anak-anaknya sudah keroncongan. "Aku lapar, Bu," ucap anak Pak Tani kepada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD