Makan Siang Panas

1191 Words

Raya mempersembahkan senyuman yang begitu manis ketika melihat Reno berdiri. Bersandar di mobil, menunggunya keluar dari pusat perbelanjaan. Di tangan Raya ada begitu banyak tas belanjaan hasil buruannya selama di mall. "Mas yakin tidak sibuk di kantor? Tadinya aku ingin membeli makanan dan mengajak makan bersama di kantor saja. Tapi Mas sudah menghubungiku dan …" Raya menggantung ucapannya ketika menyadari ada yang tidak beres dengan sang suami. "Kenapa? Apakah ada masalah di kantor sehingga kamu murung seperti ini?" Reno menggeleng pelan, membuka pintu mobil bagian belakang agar Raya bisa meletakkan belanjaannya di sana. "Kamu ingin makan apa siang ini?" "Aku belum tahu ingin makan apa Mas. Biar tidak bingung ayo kita cari sebuah hotel dan makan siang di sana saja. Rasanya aku malas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD