"Dia memangnya siapa? Dia hanya seorang office girl, Vika … bisa-bisanya kamu kalah dari dia? Lihatlah, dia itu gadis kampung yang tak memiliki apa-apa. Bisa- bisanya kamu kalah darinya?" umpat Vika pada dirinya sendiri. Dia mengacak rambutnya, kesal karena pembalasan demi pembalasan yang diberikan Raya kepadanya. Hingga makan malam tadi berakhir membuatnya merasakan malu yang begitu amat besar. Bukan Vika namanya jika dia pasrah saja Raya menginjak harga dirinya, sehingga dia akan menggunakan tubuhnya untuk menggaet Reno agar Raya bisa melihat bagaimana Reno bertekuk lutut melihat dirinya. "Sepertinya ini bagus." Vika meraih sebuah mini dress dengan tali tipis di pundak dan hanya menutupi separuh dari pahanya saja. Belahan mini dress itu juga sangat rendah, yang akan membuat dua bulatan

