"Raya aku boleh nebeng? Kamu tenang saja aku ke sini membawa helm meskipun datang ke kantor menggunakan kendaraan umum." Geana memamerkan senyumannya ditambah dengan sebuah helm di tangannya. Dia ingin pulang bersama Raya agar hubungan mereka semakin dekat. Agar Raya tahu bahwasanya dia benar-benar tulus ingin berteman bukan hanya teman palsu semata. "Aku mau pulang bersamamu Geana tapi, masih ada pekerjaan yang harus aku lakukan." Mengangkat nampan yang berisi secangkir teh dan cemilan. "Lembur?" tanya Geana menautkan alis. Dia sedikit bingung untuk siapa minuman dan cemilan tersebut. Seingatnya hari ini tidak seberapa karyawan yang lembur. Dia juga ingat betul jadwal siapa saja office girl yang diwajibkan tinggal di kantor dan Geana tahu tidak ada nama Raya di antara deretan nama-n

