Apakah Kamu Mendengar?

1658 Words

Menghadapi Meliana saja Raya sudah kehabisan tenaga. Sekarang malah dihadapkan pada Vika, dan akan selalu begitu selama wanita itu masih sah menjadi istrinya Reno. "Kamu tidak perlu tertekan begitu. Ini rumahku dan kamu lebih berhak di sini dibandingkan Vika." Raya mengangguk dan menarik kedua sudut bibirnya. Aku akan berusaha menanamkan itu dalam hatiku agar tidak merasa tertekan jika dia nanti bersikap seolah-olah menjadi nyonya besar di sini." "Dia tidak akan berani berlaku buruk padamu karena antara aku dan dia juga ada sebuah kesepakatan. Kami menikah bukan karena ambisi satu sama lain tapi , hanya menenangkan hati kedua orang tua kami. Vika itu hidupnya terlalu bebas, suka berganti-ganti pasangan maka dari itu dia setuju saja menikah denganku agar lebih bebas. Tidak perlu mencari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD