Malu? Tidak!

2279 Words

"Bisa?" tanya Yudi kepada Alena. Saat mereka berdua mulai memasuki sebuah Mall. Alena mengagguk. "Untung cuma sekali, Mas. Jadi nggak terlalu sakit." Mengulas senyum dan menggandeng tangan Yudi. Agar semua orang tahu bahwa pria yang ada di sampingnya adalah suaminya. "Syukurlah kalau begitu. Kamu ingin kemana dulu?" "Sepertinya nonton film menyenangkan. Apalagi menonton film horor aku bisa bersembunyi disini." Mengusap da'da bidang Yudi. "Kamu bisa saja. Ayo kita cari tiket dulu." Membawa Alena ke bioskop yang ada di lantai dua mall tersebut. Saat Yudi mengantre untuk membeli tiket, Alena diminta untuk menunggu disebuah kursi. Agar gadis itu tidak kelelahan ikut berdiri lama dengannya. Dan saat Alena duduk menanti kedatangan sang suami, ia dikejutkan dengan kehadiran seorang gad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD