"Rin, tolong atur ulang seluruh jadwal saya!" ucap Yudi. Begitu ia keluar dari ruangannya..Pria itu tampak sedang terburu-buru. "Baik, Pak! Kalau boleh saya tahu apa alasannya, biar saya bisa menyampaikan kepada mereka nantinya." "Barusan ayah saya mengabarkan Arjuna sakit lagi. Padahal tadi pagi waktu saya tinggalkan masih baik-baik saja," ungkap Yudi. Ia ingat betul tadi pagi Arjuna masih tampak sehat. Namun, memang tidak seceria biasa. "Baik, Pak! Nanti akan saya atur ulang semuanya. Dan saya doakan semoga Arjuna lekas sembuh," ucap Karin tulus. Yudi mengulas senyum. "Terimakasih, ya, Rin. Kalau begitu saya duluan." Gadis berusia dua puluh tujuh tahun itu mengangguk. Menatap punggung Yudi yang mulai menjauh dan menghilang di balik pintu lift. Selama perjalanan pulang hati Yud

