Lusa Menikah!

1776 Words

Suasana tidak mengenakkan kini menyelimuti meja makan. Karena kedua orang tua Yudi memasang raut wajah yang begitu masam. Membuat Alena yang baru saja masuk ke ruang makan, ingin putar balik saja kembali ke kamar. Namun, saat ia ingin berbalik, suara Fery telah menyapa indra pendengarannya. "Alena, kamu ingin kemana lagi? Ayo makan malam dulu! Kebetulan ada hal penting yang ingin kami sampaikan," ucap Fery. Seraya menarik satu kursi untuk Alena. Gadis itu menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Aku ingin mengambil ponsel, Kek." "Nanti saja. Sekarang kamu duduk di sini dan sarapan dulu. Tidak baik sarapan sambil membawa ponsel," paksa Fery. Mau atau tidak Alena harus mengikuti apa yang dikatakan oleh pria tua tersebut. Ia langsung duduk untuk sarapan bersama. Awalnya tidak ada pem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD