“Dia bodoh dan ceroboh, jika saja kita mengeroyoknya, ini akan lebih cepat.” Xeraine mengejek, kenapa dia suka sekali mengejek dan menjatuhkan Chadrish? Jahat sekali dia. Bukankah dia juga setuju membiarkannya bertarung sendirian? Aneh. “Ya, Le'theo, bantulah dia!” Smmera menekan agar pria yang asyik menonton bersama kami yuk ikut dalam pertarungan berat sebelah ini. Nah, Smmera juga? Kenapa bisa dua gadis ini terlalu mudah berubah pikiran. “Aku tak mau membantu orang yang tak mau menerima bantuan.” Le’theo hanya membalas singkat. Kulihat dia sedang menyilangkan tangan di d**a. “Dasar lelaki.” Smmera mengumpat, maka aku tak mengatakan apa-apa lagi dan memilih melihat pertarungan yang sedang terjadi. Tekanan angin dilepaskan oleh Chadrish, maka si pria angin tanpa nama itu terlontar

