"Cepat habiskan makananmu, setelah ini pergilah. Aku masih ada meeting dengan klien dari luar kota." Dirga berdiri dari duduknya dan berjalan menjauh dari Violetta. Seketika rasa lapar Violetta berubah menjadi kenyang. Moodnya untuk segera menghabiskan menu menu di atas meja demi bisa menikmati ice cream kesukaannya bersama Dirga pun mendadak sirna. Matanya sudah basah. Untuk pertama kalinya dia mendapat gertakan dari laki laki yang dia cintai, dan itu membuat hatinya sakit dan tidak tahan untuk berlama lama di sana. Tanpa berniat membasahi tenggorokannya yang terasa tercekik karena menelan sisa makanan di dalam mulutnya, Violetta segera melebarkan langkahnya untuk meninggalkan ruang kerja Dirga yang tiba tiba terasa begitu sesak. "Letta, tu-" Terlambat. Gadis itu sudah terlebih dahu

