27 | Blast

3303 Words

Galuh berlari melintasi lorong kampus. Saat itu tahun-tahun dimana ia masih kuliah. Sibuk dengan tugas-tugas, sibuk melakukan penelitian, belajar dan menyusun impiannya satu demi satu. Dia masih berkomunikasi dengan Windi dan teman-teman yang lainnya. Group chat mereka sangat ramai kalau semua orang ngumpul. Di kampus ini tak ada yang lebih menyenangkan bagi dirinya selain ikut perkuliahan dosen idolanya Profesor Garry. Galuh bahkan bercita-cita untuk bisa bekerja di LIPI atau di LAPAN. Dia bukan mahasiswa peserta perkuliahan, tetapi penjelasan sang profesor idolanya saat itu sangatlah penting bagi thesis yang sekarang ini dia kerjakan. Dia sedang menyusun teori tentang Geo Resonansi. Selama ini teorinya didukung oleh sang profesor, bahwa setiap benda di bumi ini bisa berkomunikasi satu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD